Robodrive Motion Clash: Saat Mahasiswa ITPLN Adu Kreativitas dan Kecepatan Robot Beroda

Suasana penuh semangat terlihat di lingkungan Institut Teknologi PLN (ITPLN) pada Rabu, 7 Januari 2026. Puluhan mahasiswa berkumpul dengan satu tujuan yang sama: menguji kreativitas dan kemampuan mereka dalam dunia robotika melalui kegiatan Robodrive Motion Clash, sebuah workshop dan turnamen robot beroda berbasis kendali WiFi yang diselenggarakan oleh Intelligent Robotic Club ITPLN.

Sebanyak 32 peserta ambil bagian dalam kegiatan ini. Tidak hanya datang untuk berkompetisi, mereka juga mendapatkan kesempatan untuk belajar langsung mengenai pengembangan robot beroda atau wheelbot, mulai dari konsep dasar hingga implementasi teknologi yang digunakan.

Sejak awal acara, antusiasme peserta sudah terlihat. Robot-robot hasil racikan mahasiswa dipersiapkan dengan penuh perhatian sebelum akhirnya diuji di arena pertandingan. Sorak sorai peserta dan penonton menambah semarak suasana saat setiap robot mulai bergerak, bermanuver, dan bersaing mencapai performa terbaiknya.

Kepala Rektorat ITPLN, Purnomo, yang membuka kegiatan tersebut menyampaikan bahwa kompetisi robotika bukan hanya tentang mencari pemenang. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk menumbuhkan budaya inovasi dan kemampuan menyelesaikan masalah yang sangat dibutuhkan di dunia kerja saat ini.

Menurutnya, turnamen internal seperti Robodrive Motion Clash merupakan langkah awal untuk menemukan talenta-talenta terbaik yang nantinya dapat mewakili ITPLN pada kompetisi tingkat nasional maupun regional. Namun yang terpenting adalah bagaimana mahasiswa terbiasa berpikir kreatif, berinovasi, dan menghadapi tantangan teknologi secara langsung.

Perkembangan teknologi yang semakin pesat, khususnya di bidang robotika dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), juga menjadi perhatian utama dalam kegiatan ini. Robot kini tidak lagi dipandang sekadar sebagai perangkat otomatis, melainkan solusi yang dapat diterapkan dalam berbagai sektor industri, termasuk energi, manufaktur, dan infrastruktur.

Pandangan tersebut sejalan dengan yang disampaikan oleh dosen sekaligus Pembina Intelligent Robotic Club ITPLN, Meyhart Bangkit Sitorus. Dalam sesi workshop, ia mengajak peserta memahami perjalanan perkembangan robotika dari masa ke masa, mulai dari sistem mekanik sederhana hingga robot cerdas yang terintegrasi dengan AI dan Internet of Things (IoT).

Menurut Meyhart, saat ini dunia memasuki era di mana robot mampu berkomunikasi, mengambil keputusan, dan bekerja secara terhubung melalui jaringan digital. Di masa depan, kolaborasi antara manusia dan robot diperkirakan akan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari berbagai sektor pekerjaan.

Selain mendapatkan wawasan mengenai perkembangan teknologi, peserta juga memperoleh pembelajaran teknis dari dua narasumber, yaitu Meyhart Bangkit Sitorus dan Rangga Prasetya Adiwijaya. Materi yang diberikan langsung diterapkan dalam sesi praktik dan kompetisi, sehingga peserta dapat merasakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan aplikatif.

Melalui Robodrive Motion Clash, ITPLN tidak hanya menghadirkan sebuah kompetisi, tetapi juga ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan teknologi, kreativitas, dan semangat berinovasi. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen kampus dalam mendukung lahirnya generasi muda yang siap menghadapi tantangan era digital dan perkembangan industri berbasis teknologi.

Dengan semangat kolaborasi, pembelajaran, dan inovasi yang ditunjukkan para peserta, Robodrive Motion Clash diharapkan menjadi langkah awal lahirnya inovator-inovator muda ITPLN yang mampu bersaing dan berkontribusi dalam perkembangan robotika di tingkat nasional maupun global.